Tidak semua yang viral harus dimiliki. Tidak semua yang dimiliki orang lain harus menjadi tujuan kita.
"Pernahkah kamu merasa lelah, tetapi tidak tahu sebenarnya sedang mengejar apa?"
Fear Of Missing Out (FOMO) merupakan kondisi psikologis ketika seseorang merasa takut tertinggal pengalaman, tren, maupun pencapaian orang lain. Akibatnya, banyak orang membeli sesuatu bukan karena kebutuhan, melainkan karena tekanan sosial, diskon terbatas, atau keinginan terlihat setara.
Joy Of Missing Out (JOMO) mengajak kita menikmati hidup dengan lebih sadar, mengutamakan kebutuhan dibanding keinginan, serta membangun masa depan tanpa tekanan mengikuti tren.
Media sosial telah mempercepat penyebaran tren dan budaya konsumtif. Banyak generasi muda membeli sesuatu bukan karena benar-benar membutuhkan, tetapi karena takut tertinggal atau merasa harus mengikuti gaya hidup orang lain. COMACREW hadir untuk meningkatkan kesadaran mengenai FOMO dan memperkenalkan JOMO sebagai alternatif gaya hidup yang lebih tenang, sehat, serta berkelanjutan.
COMACREW merupakan tim mahasiswa Politeknik Negeri Medan yang mengembangkan kampanye edukasi FOMO TO JOMO sebagai upaya meningkatkan literasi digital dan literasi finansial bagi generasi muda Indonesia. Kami percaya bahwa keputusan finansial yang baik tidak dimulai dari seberapa banyak uang yang dimiliki, melainkan dari kemampuan seseorang membedakan kebutuhan, keinginan, serta tekanan sosial.
Membantu generasi muda memahami dampak FOMO serta membangun kebiasaan finansial yang lebih bijak, sehingga mampu menentukan prioritas hidup berdasarkan kebutuhan dan tujuan pribadi.
COMACREW menghadirkan tiga media pembelajaran yang saling terintegrasi agar generasi muda dapat memahami literasi keuangan secara interaktif, menyenangkan, dan mudah diakses.
Buku digital interaktif berisi materi literasi keuangan, konsep FOMO menuju JOMO, serta tips mengelola uang secara bijak.
Baca BukuUji kemampuanmu mengelola uang dengan memilih antara kebutuhan dan keinginan dalam game edukatif berbasis web.
Main SekarangArahkan kamera ke poster dan saksikan visual JOMO menjadi hidup melalui pengalaman Augmented Reality.
Mulai AR"Saya baru sadar ternyata banyak pengeluaran saya dipicu karena takut tertinggal tren."
"Materi JOMO membuat saya lebih berani mengutamakan kebutuhan dibanding sekadar mengikuti teman."
Andam Lukcyhasnita,S.Ds. M.Ds.
Wafa Arifa Qashmal
Fery Kurniawan
Aini Akasyah Panjaitan
Haliza Aulya
Kami selalu terbuka untuk kolaborasi, pertanyaan, maupun diskusi mengenai kampanye JOMO dan literasi keuangan. Jangan ragu menghubungi kami melalui email atau mengikuti perkembangan kami di Instagram.